Siantar

Siantar
Jumat, 20 Februari 2026, 18:49 WIB
Last Updated 2026-02-20T12:09:53Z
DairiMahasiswaPembangunan

Satu Tahun Kepemimpinan Vickner - Wahyu, Arif Manik Kawal Agenda Perbaikan di Dairi

Arifatullah Manik. (Foto/Dody)

Dairi - nduma.id


Genap satu tahun sudah Vickner Sinaga dan Wahyu Daniel Sagala memimpin di Kabupaten Dairi Sumatera Utara.


Hal ini menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi secara objektif dan konstruktif.


Arifatullah Manik, Aktivis Mahasiswa Dairi, menyampaikan bahwa tentunya tidak mudah memimpin Kabupaten Dairi di tengah berbagai tantangan struktural dan keterbatasan fiskal daerah. 


Namun menurutnya justru di situlah letak tanggung jawab besar seorang kepala daerah.


"Kami sebagai mahasiswa akan terus mengawal dan memberikan kritik yang konstruktif. Kepemimpinan diuji bukan saat kondisi nyaman, tetapi saat mampu menyelesaikan persoalan mendasar masyarakat,” tegas Arifatullah Manik, Jumat (20/2/2026).


Aktivis mahasiswa yang akrab disapa Arif ini menilai bahwa di sektor kesehatan masih sangat diperlukan peningkatan kualitas layanan, pemerataan tenaga medis, serta pembenahan fasilitas kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan, agar mendapatkan akses yang layak dan cepat.


Di bidang pendidikan, menurutnya peningkatan mutu sekolah, kesejahteraan tenaga pendidik, serta dukungan sarana dan prasarana harus menjadi prioritas nyata. 


"Pendidikan tidak boleh berjalan apa adanya, tetapi harus menjadi investasi jangka panjang bagi masa depan generasi Dairi," sebutnya.


Sementara dalam aspek peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), ia berpandangan bahwa pemerintah daerah dituntut untuk lebih inovatif dan progresif dalam menggali potensi ekonomi lokal.


"Optimalisasi sektor pertanian, UMKM, dan pengelolaan aset daerah harus dilakukan secara transparan dan akuntabel agar tidak terus bergantung pada dana transfer pusat," ucap Arif.


Aktivis mahasiswa Dairi ini juga berpendapat bahwa satu tahun pertama pemerintahan Vickner - Wahyu, seharusnya sudah cukup untuk dijadikan fondasi perencanaan yang kuat. 


Sedangkan tahun berikutnya harus menjadi fase percepatan dan pembuktian konkret.


"Tentu menjadi tugas berat sebagai pemimpin Kabupaten Dairi. Masih banyak persoalan yang harus dibenahi, terutama di sektor kesehatan, pendidikan, dan peningkatan pendapatan daerah,” ujar Arif.,


Mahasiswa Dairi berharap pemerintahan Vickner - Wahyu mampu menjawab tantangan tersebut dengan kebijakan yang terukur, transparan, dan benar-benar berpihak kepada rakyat.


Penulis : Dody

Redaktur : Rudi