Siantar

Siantar
Minggu, 15 Maret 2026, 07:45 WIB
Last Updated 2026-03-16T04:49:19Z
HukumKesehatanSianțarSungai

Sesosok Mayat Wanita di Pinggir Sungai Siantar Martoba Bikin Geger Warga

Petugas saat dilokasi penemuan mayat di Siantar Martoba, Jumat 13 Maret 2026(Foto/Ari).

Pematangsiantar - nduma.id


Sesosok mayat wanita ditemukan tewas dekat aliran Sungai di Jalan Tuan Rondahaim Saragih Kelurahan Tanjung Pinggir Kecamatan Siantar Martoba Kota Pematangsiantar. Jumat 13 Maret 2026. 


Sontak saja penemuan mayat tersebut sempat membuat geger warga sekitar.


Berdasarkan keterangan keluarga, korban diduga meninggal akibat penyakit stroke yang kambuh saat dirinya ke sungai. Karena tidak mendapat penanganan cepat, korban akhirnya tewas.


Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak melalui PS. Kasi Humas IPTU Agustina Triyadewi mengatakan, temuan mayat tersebut dilaporkan warga inisial HS melalui Call Center 110 dan diteruskan Operator Call Center 110 Polres Pematangsiantar ke Piket Polsek Siantar Martoba.


Kemudian, Kapolsek Siantar Martoba AKP Martua Manik yang pimpin langsung pengecekan TKP.


Setiba di TKP, Kapolsek bersama personil piket dan Tim Inafis Sat Reskrim Polres Pematangsiantar menemukan seorang wanita diketahui inisial T alias MMG (60) warga setempat meninggal terbaring dipinggir jalan.


Sesuai keterangan warga setempat, bahwa pagi itu sekira pukul 09.00 WIB korban sedang mencuci pakaian ditemani anak tetangganya di sungai tepat di depan kantor Dinas Ketahanan Pangan Kota Pematangsiantar.


Sekira pukul 09.10 WIB korban menyampaikan kepada anak kecil tersebut bahwa kaki nya merasa sangat sakit dan meminta tolong kepada anak kecil tersebut agar memanggilkan warga untuk menolong.


Lalu warga segera menuju ke sungai lokasi tempat korban mencuci pakaian, namun warga menemukan korban sudah dalam kondisi terbaring di pinggir jalan, sekitar 30 Meter diatas sungai. 


Kemudian warga mengecek kondisi korban, dan setelan di chek diketahui korban sudah dalam keadaan tidak bernafas/meninggal dunia.


Kapolsek berkordinasi dengan pihak keluarga dan kemudian keluarga menyampaikan korban memiliki riwayat penyakit Stroke serta sepakat untuk membawa Jenazah di bawa langsung ke rumah duka dengan membuat surat pernyataan tidak merasa keberatan atas meninggalnya korban dan tidak dilakukan autopsi.


"Adanya permintaan keluarga dan hasil olah TKP tidak ditemukan tanda tanda kekerasaan maka jenazah korban diserahkan kepada keluarga untuk dibawa ke rumah duka," pungkas IPTU Agustina.


Penulis :  Ari

Redaktur : Rudi