Siantar

Siantar
Jumat, 01 Mei 2026, 22:55 WIB
Last Updated 2026-05-01T15:55:35Z
EkonomiNasionalPerkebunan

IPB Susun Desain Ekosistem Sawit Rakyat Andal dan Berkelanjutan

Foto bersama usai kegiatan. (Foto/ Istimewa).

BOGOR – nduma.id


Meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus menjaga kelestarian lingkungan, Institut Pertanian Bogor (IPB) menyusun rancangan desain ekosistem agribisnis kelapa sawit rakyat yang andal dan berkelanjutan. 


Hasil kajian ini dipaparkan dalam kegiatan diseminasi yang berlangsung di Hotel Mirah Bogor, Kamis 29 April 2026.

 

Kegiatan yang berbasis pada hasil penelitian dan kolaborasi berbagai unsur ini dihadiri oleh pemangku kepentingan dari tingkat pusat hingga daerah. 


Hadir di antaranya perwakilan Direktorat Jenderal Perkebunan yang diwakili Mula, Ketua Tim PSP3 Prof. Dr. rer. nat. Jaenal Effendi, serta Kepala Dinas Koperasi, Pertanian dan Perkebunan dari Provinsi Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Kalimantan Selatan.

 

Turut hadir Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Langkat, Henri Tarigan, perwakilan daerah lain, beserta para pendamping lapangan termasuk Rikson Purba.

 

Dalam pemaparannya, disampaikan bahwa desain ekosistem ini disusun secara menyeluruh mencakup berbagai aspek penting. 


Mulai dari penguatan organisasi dan kelembagaan petani, kemudahan akses terhadap permodalan, penerapan teknologi yang sesuai kondisi lapangan, peningkatan kemampuan sumber daya manusia, hingga sistem pemasaran yang efisien dan adil.

 

Seluruh komponen dirancang dengan tetap berpegang pada prinsip keberlanjutan. 


Artinya, praktik budidaya yang dianjurkan tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga ramah lingkungan dan mampu menyesuaikan diri dengan berbagai tantangan yang ada, termasuk perubahan iklim dan persaingan pasar global.

 

"Hasil kajian ini diharapkan dapat menjadi acuan penyusunan program resmi Kementerian Pertanian dan Perkebunan. Langkah ini menjadi metode nyata untuk mewujudkan ekosistem usaha yang kuat dan berkesinambungan bagi petani sawit di daerah," ungkap perwakilan penyelenggara.

 

Melalui kerja sama antara pemerintah, dunia akademik dan pelaku di lapangan, rancangan ini akan menjadi dasar penyusunan kebijakan ke depan. Kegiatan ini juga menjadi titik awal transformasi sektor sawit rakyat menuju sistem usaha yang modern, terpadu, dan berdaya saing tinggi.

 

Pada akhirnya, tujuan utama yang ingin dicapai adalah meningkatnya taraf hidup petani serta memperkuat roda perekonomian masyarakat di wilayah pedesaan.


Penulis : Rikson

Redaktur : Rudi