![]() |
| Korwil BGN Dairi, Pahlawan Nasution (kiri), Ketua Satgas MBG Dairi, Wahyu Daniel Sagala (kanan), saat diwawancarai awak media usai melakukan peninjauan. (Foto/Dody). |
Dairi - nduma.id
Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama Koordinator Wilayah (Korwil) Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Dairi dan dinas terkait, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Merah Putih, di Jalan 46, Kelurahan, Batang Beruh, Sidikalang. Selasa, 5 Mei 2025.
Ketua Satgas MBG Kabupaten Dairi, Wahyu Daniel Sagala menyampaikan bahwa kedatangan mereka untuk meninjau pelaksanaan, ataupun operasional daripada dapur MBG atau SPPG tersebut.
"Kehadiran kami di SPPG Merah Putih yang ada di Jalan 46 ini, hanya ingin melihat kegiatan ataupun pelaksanaan dapur yang ada di sini," ujar Wahyu kepada wartawan usai melaksanakan peninjauan.
"Semua mulai dari awal mereka pelaksanaan kegiatan kami lihat, ada dari tim kesehatan juga, dari ahli gizinya juga kita lihat makanan yang disediakan sudah mencakupi asupan kebutuhan gizi anak-anak," imbuhnya.
Dari hasil peninjauan yang dilakukan, hanya ada sedikit kekuarangan yang harus diperbaiki.
"Ada sedikit kekuarangan, itu kita harapkan dari pihak SPPG ataupun yayasan untuk diperbaiki. Namun kesalahannya tidak terlalu besar lah, hanya perbaikan aja," ujarnya.
Menurut Wahyu, pihak SPPG diminta untuk segera memperbaiki sistem IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah), merujuk pada Peraturan Menteri (Permen) Lingkungan Hidup yang baru.
"Ada yang tidak sesuai dengan SOP, sebelum keluar peraturan menteri masalah IPAL. Tadi kita sudah survey ke tempat IPAL itu, dan mereka juga sebelumnya sudah melaksanakan, namun sesuai dengan peraturan menteri yang baru, itu harus diperbaiki," jelas Wahyu.
"Semoga secepat mungkin diperbaiki. Sehingga sterilisasi makanan juga ke depannya makin baik, dan tidak ada keraguan dari masyarakat untuk menikmati Makan Bergizi Gratis, hasil dari programnya Presiden kita, pak Prabowo Subianto," ujarnya menambahkan.
Sementara itu, Korwil BGN Dairi, Pahlawan Nasution mengatakan bahwa pihaknya akan segera mengambil langkah untuk menindaklanjuti hasil temuan hari ini.
"Terkait temuan yang tidak signifikan, kami dari BGN akan menindaklanjuti, dan akan memperbaiki segala kekurangan," ucap Pahlawan.
Menurut Pahlawan, pihak BGN akan menginstruksikan pihak SPPG untuk segera melakukan perbaikan-perbaikan yang diperlukan.
"Salah satunya terkait IPAL tadi, yang disampaikan oleh Ketua Satgas, bahwa belum sesuai Permen LH yang baru. Kami juga sudah koordinasi melalui satgas dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Dairi, untuk menyesuaikan dengan Permen tersebut. Maka akan ada perbaikan-perbaikan yang akan dilakukan terkait hal-hal yang ditemukan pada hari ini," terangnya.
Dikatakan olehnya, untuk saat ini pihak BGN tidak akan menjatuhkan sanksi kepada pihak SPPG.
"Kalau sejauh ini untuk sanksi belum ada, karena kita masih berkomitmen untuk memperbaiki," ujarnya.
"Saat ini BGN hadir adalah untuk memperbaiki. Bahwa saat ini adalah mengejar kualitas, bukan kuantitas. Hadirnya Satgas bersama dengan BGN itu, apa yang kurang baik, apa yang kurang sedikit biar lebih baik lagi. Itulah yang akan diperbaiki oleh setiap SPPG yang ada di Kabupaten Dairi," tambahnya.
Diketahui, saat ini di Kabupaten Dairi telah beroperasi 35 SPPG, dari target 50 SPPG yang tersebar di 15 kecamatan yang ada.
Dalam peninjauan tersebut, tampak turut serta, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Dairi, Oloan Hasugian, Kepala Dinas Pendidikan, Jaspin Sihombing, Kepala Sat Pol PP, Horas Pardede, serta Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Dairi, Luber Sianturi.
Penulis : Dody
Redaktur : Rudi
