![]() |
| Pengurus Yayasan Kasih Gembala Insan Sehati foto bersama Ketua DPRD Dairi usai beraudiensi. (Foto/Rudi Sitanggang). |
DAIRI – nduma.id
Audiensi Yayasan Kasih Gembala Insan Sehati (YKGIS) dengan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Dairi Sabam Sibarani berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Senin 13 Juli 2026.
Selain meminta Sabam Sibarani sebagai penasehat, pertemuan itu juga memperkenalkan dan membahas terkait misi yayasan yang bergerak dalam pelayanan kerohanian.
Audiensi dihadiri langsung Pembina YKGIS Pendeta Wastana CP Sibarani bersama Sekretaris YKGIS, Pendeta Agus Purba STh, MTh, Koordinator Ibadah Pendeta Rensius Sinaga STh serta Hunas Maringan Panjaitan.
"Selain memperkenalkan yayasan, kami juga meminta beliau menjadi penasehat," kata Pendeta Wastana CP Sibarani kepada Media.
Ia menyampaikan, ada 100 Pendeta ikut tergabung di YKGIS setelah terbentuk dan memiliki ijin sejak 3 tahun lalu dan sudah melakukan pelayanan di 15 Kecamatan di Kabupaten Dairi.
YKGIS katanya sudah melakukan pelayanan kerohanian ke sekolah-sekolah secara aktif sejak tahun 2025, dan melakukan konseling di Taman Wisata Iman (TWI) Sitinjo bekerjasama dengan Dinas Pariwisata, Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Dairi.
"Misi kerja yayasan mencakup 3 bidang yakni, keagamaan, kemanusia dan sosial. Bidang keagamaan, kita sudah membuat konseling di sekolah," tandas Pendeta Wastana.
Sementara dibidang sosial dan kemanusian, YKGIS menyalurkan bantuan kepada para korban banjir di Kota Sibolga beberapa waktu lalu.
Rencana kerja kedepan, YKGIS akan melakukan konseling bagi orang dalam gangguan jiwa (ODGJ) bekerjasama dengan Dinas Sosial.
"Yayasan juga akan bergerak di bidang koperasi untuk membantu meningkatkan perekonomian masyarakat," ujarnya lagi.
Terkait Investasi, Pendeta Wastana menilai positif investasi PT DPM di Kabupaten Dairi.
Menurutnya, investasi PT DPM nantinya mampu mendorong peningkatan ekonomi dan kemajuan masyarakat di Kabupaten Dairi.
Ia juga yakin, pemberian ijin oleh pemerintah sudah melalui proses yang mempertimbangkan keselamatan warga.
"Memang kita akui, hingga saat ini kehadiran PT DPM, masih terjadi pro kontra. Tetapi, investasi harus kita dukung untuk kemajuan dan peningkatan ekonomi warga," Sebutnya.
Ketua DPRD Dairi, Sabam Sibarani menyambut baik kunjungan audensi.
Ia juga menyampaikan kesediaan menjadi Penasehat YKGIS.
Menurutnya, kehadiran YKGIS dinilai menjadi semangat baru bagi masyarakat Dairi.
Terkait dukungan terhadap investasi PT DPM, Sabam menyampaikan saat ini PT DPM masih terus berproses.
Katanya, Ijin Amdal sudah dikeluarkan Kementerian Lingkungan Hidup, tetapi masih tetap ada pro dan kontra.
"Jadi dengan dukungan diberikan YKGIS, menjadi penyemangat bagi PT DPM. Pro kontra sebenarnya sah-sah saja. Namun harus kita lihat persentase yang menerima dan menolak," kata Sabam.
Sabam menyadari pembangunan tidak bisa hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Karena itu dukungan YKGIS terhadap kehadiran PT DPM di Kabupaten Dairi menjadi dorongan agar iklim investasi di daerah tetap kondusif demi peningkatan kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat.
"Kalau hanya mengandalkan kemampuan APBD untuk pembangunan, hal tidak mungkin, karena 60 persen APBD sudah untuk membayar gaji ASN dan PPPK," ungkap Ketua DPD II Partai Golkar Dairi itu.
YKGIS menurutnya juga perlu berperan dalam memberikan penjelasan positif terhadap masyarakat terkait kehadiran PT DPM.
"Investor harus nyaman. Kalau tidak kondusif, investor bisa lari ke Vietnam karena disana aman dan kondusif," tandas penerima MURI suara terbanyak 3 kali berturut-turu di Pileg Kabupaten Dairi ini.
Penulis : Rudi
Redaktur : Son
