Siantar

Siantar
Minggu, 19 Juli 2026, 12:34 WIB
Last Updated 2026-07-20T04:55:08Z
NostalgiaPendidikanSianțar

Penuh Nostalgia, Reuni Akbar Alumni SMP Cinta Rakyat 1, Wali Kota Wesly Silalahi "Pulang ke Rumah Sendiri

Wesly disambut tarian tor-tor dalam acara Reuni Akbar Alumni SMP Cinta Rakyat di Pematangsiantar, Sabtu 18 Juli 2026. (Foto/Ari).

Pematangsiantar - nduma.id


Suasana haru dan penuh kenangan menyelimuti Reuni Akbar Alumni Lintas Angkatan SMP Cinta Rakyat 1 Pematangsiantar, yang digelar di lingkungan sekolah, Jalan Sibolga, Kelurahan Karo, Kecamatan Siantar Selatan, Sabtu 18 Juli 2026. 


Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi yang merupakan alumni angkatan 1973 hadir bukan sekadar sebagai pejabat, melainkan sebagai bagian dari keluarga besar almamater.

 

Dihadapan ratusan alumni dari berbagai generasi, Wesly bercerita dengan antusias tentang masa-masa sekolahnya 53 tahun silam. 


Ia masih mengingat jelas denah ruang kelas, letak kantin, hingga nama-nama guru yang pernah mendidiknya.

 

“Di masa kami, sekolah ini belum semegah seperti sekarang. Ada kenangan unik yang tak terlupakan: dulu kami tukar amplop atau perangko dengan coklat dari kepala sekolah. Saat itu kami belum punya uang untuk membelinya, jadi harus rajin mengumpulkan barang tersebut,” kenangnya disambut tawa peserta reuni.

 

Hadir didampingi Ketua TP PKK Kota Pematangsiantar, Ny Liswati Wesly Silalahi, Wali Kota mengaku perasaan yang dirasakan saat memasuki sekolah ini berbeda dari kunjungan dinas lainnya.

 

“Hari ini saya bukan sekadar tamu undangan, melainkan pulang ke rumah sendiri. Dulu datang membawa tas dan buku pelajaran, kini kami datang membawa cerita kehidupan masing-masing. Ada yang menjadi dokter, pengusaha, guru, pegawai, tokoh masyarakat, bahkan ada yang dipercaya memimpin kota ini. Namun sehebat apa pun profesi kita sekarang, semuanya berawal dari ruang-ruang kelas di tempat ini,” ujarnya dengan haru.

 

Wesly juga menyampaikan rasa hormat mendalam kepada para guru yang masih hadir, baik yang aktif maupun telah purnabakti. 


Ia mengakui bahwa nasihat dan didikan yang diterima dulu baru sepenuhnya dipahami maknanya saat ini.

 

Dalam kesempatan itu, Wesly berharap reuni tidak hanya menjadi ajang bernostalgia semata. “Mari lanjutkan silaturahmi, saling mendukung, dan bersama-sama berkontribusi memajukan almamater. 


Sekolah akan semakin kuat jika ikatan antar alumninya tetap erat,” tambahnya.

 

Sementara itu, Kepala SMP Cinta Rakyat 1 Pematangsiantar, Suster Theresia KYM, mengajak seluruh alumni untuk tidak sekadar mengenang masa lalu, tetapi bangkitkan rasa memiliki terhadap sekolah. 


“Dukungan dan kolaborasi dari kita semua sangat dibutuhkan agar SMP Cinta Rakyat 1 terus melangkah lebih baik,” katanya.

 

Mewakili panitia, J Situmorang menyampaikan reuni ini digelar untuk menyambung kembali tali silaturahmi dan komunikasi yang mungkin sempat terputus antar alumni lintas angkatan.

 

Acara diwarnai penyerahan cenderamata dari Wali Kota dan panitia kepada pihak sekolah, serta pemberian selendang penghormatan kepada Wesly Silalahi beserta istri dan Kepala Sekolah. 


Kemeriahan juga hadir lewat persembahan tarian tradisional dari siswa-siswi SMP Cinta Rakyat 1.

 

Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua Umum Panitia Monang Pandiangan, pengurus Yayasan Santo Yosef Medan di Pematangsiantar Pastor Markus Manurung, Ketua Kadin sekaligus Ketua REI Pematangsiantar Gabriel Pandiangan, Kepala Cabang BPR Solider Marlina Simarmata, serta para guru dan tamu undangan lainnya.


Penulis : Ari

Redaktur : Rudi