Siantar

Siantar
Kamis, 30 Juli 2026, 18:54 WIB
Last Updated 2026-08-06T11:55:24Z
budayaOang-oangPakpak Bharat

Ribuan Warga Padati Napa Sengkut, Pesta Oang-Oang 2026 Semarak Dengan Hiburan, UMKM dan Kekayaan Hasil Bumi

Penyambutan Bupati Pakpak Bharat di acara oang-oang. (Foto/Istimewa).

Pakpak Bharat - nduma.id


Suasana meriah dan penuh warna menyelimuti kawasan Lapangan Napa Sengkut! 


Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati lokasi perhelatan akbar Pesta Budaya Oang-Oang 2026. 


Puncak perayaan malam pesta oang-oang terasa semakin istimewa dengan kehadiran deretan artis ternama yang bersanding dengan penampilan seniman lokal yang tak kalah memukau. Rabu 29 Juli 2029.

 

Kehadiran pesta ini juga mencuri perhatian para pemimpin daerah. 


Tak hanya menjadi tontonan warga, puncak acara ini turut dihadiri oleh Bupati Samosir, Vandiko Timotius Gultom, serta sejumlah kepala daerah tetangga yang ikut merayakan kekayaan budaya Pakpak Bharat.

 

Namun, kemeriahan ini tak hanya soal hiburan. 


Pesta Oang-Oang terbukti membawa berkah nyata bagi roda ekonomi warga. 


Sebanyak 280 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta pedagang kecil antre mendirikan gerai, menawarkan aneka makanan lezat, minuman segar, suvenir khas, mainan hingga kerajinan tangan yang memikat mata.

 

"Kegiatan seperti ini semoga lebih sering diadakan. Ketika orang ramai berkumpul, kami pedagang kecil pun ikut merasakan berkah dan rezeki yang lancar," ungkap salah satu pedagang makanan yang tersenyum lebar melihat dagangannya laris diburu pengunjung.

 

Di sisi lain, Pameran Pembangunan yang digelar bersamaan dengan pesta budaya ini menjadi bukti nyata kekayaan alam desa-desa di Kabupaten Pakpak Bharat. 


Salah satu yang paling menarik perhatian adalah stan Desa Bandar Baru, Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe, yang memamerkan gambir kualitas terbaik. 


Wilayah ini memang sudah lama dikenal sebagai penghasil gambir bermutu tinggi yang dicari banyak orang.

 

Kepala Desa Bandar Baru, Bin Berutu, menyebutkan momen pameran ini dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk membuka peluang pasar yang lebih luas dan menarik mitra usaha.

 

"Kami berharap ada investor yang tertarik bermitra, bahkan melalui pengembangan BUMDes kami,' katanya.


Limpahan Buah Segar dan Keindahan Kerajinan Tangan

Selain hasil perkebunan, aroma manis buah-buahan segar juga memikat pengunjung. 


Stan milik Desa Mbinalun dan Desa Maholida menjadi pusat perhatian dengan durian lokal yang manis berdaging tebal, manggis merah ranum, hingga petai berkualitas istimewa.

 

Kepala Desa Mbinalun, Berin Angkat, mengajak siapa saja yang hadir untuk tak melewatkan kesempatan menikmati anugerah alam tersebut.


"Saat ini sedang musim panen, mari cicipi durian dan manggis terbaik kami. Jika berkunjung langsung ke desa, pilihan buahnya jauh lebih banyak dan harganya pun ramah di kantong," ajaknya ramah.

 

Tak kalah indah, Desa Lae Mbentar, Kecamatan Pagindar, memukau pengunjung dengan kerajinan tangan anyaman rotan dan bambu. 


Bahan alam yang melimpah di sana diolah dengan tangan terampil warga menjadi barang berguna sekaligus indah, yang memiliki nilai jual tinggi.

 

Pameran Pembangunan di Lapangan Napa Sengkut ini masih tetap dibuka untuk umum. 


Kesempatan emas ini masih tersedia bagi siapa saja yang ingin melihat langsung kekayaan budaya, memetik manfaat hasil alam, serta menggali peluang investasi yang menjanjikan dari desa-desa di Kabupaten Pakpak Bharat.


Penulis : Harapan

Redaktur : Rudi