Siantar

Sabtu, 12 September 2026, 18:31 WIB
Last Updated 2026-09-12T13:49:59Z
InfrastrukturListrikSiantar

Listrik Padam di Sejumlah Wilayah Siantar, PLN Temukan Sumber Gangguan

Titik gangguan penyebab listrik padam yang dikirim Janno Marbun kepada nduma.id (Foto/Istimewa).

Pematangsiantar - nduma.id


Sejumlah wilayah di Kota Pematangsiantar mengalami pemadaman listrik pada Sabtu 12 September 2026 sore.


Gangguan tercatat pada Feeder/Section Trip L.01 PT 07 dan mulai terjadi sekitar pukul 17.15 WIB.


Informasi pemadaman yang disampaikan ULP Siantar Kota menyebutkan, petugas PLN langsung bergerak melakukan pelacakan untuk menemukan titik gangguan sekaligus memulihkan pasokan listrik ke wilayah terdampak.


Sebelumnya, pemadaman diperkirakan berlangsung sekitar 120 menit sejak pukul 17.15 WIB.


Namun, estimasi tersebut dapat berubah sesuai kondisi di lapangan dan proses penanganan teknis.


Sejumlah kawasan yang terdampak meliputi Jalan Sudirman, Sutomo, Merdeka, Wahidin, Sawi, Diponegoro, Tandean, M.H. Sitorus, H. Adam Malik, Asahan, Sakti Lubis, Danau Ranau, Masjid, Menambin, Lobak, Pasar Horas, Sibolga, Lagu Boti, Toba Temuan, Ercis, Kol. Cipto, Dalil Tani, Nomensen, Thamrin, Kapt. Tandean, Pematang, Sabang, WR Supratman, Sitalasari II, Merauke, Cipto hingga Cokroaminoto.


Sejumlah fasilitas dan kawasan strategis juga ikut terdampak, di antaranya Kantor PLN Siantar Kota, Polres, Jalan Suprapto, Rumah Sakit Umum, Kejaksaan hingga kawasan Vihara.


Namun, penelusuran petugas akhirnya menemukan sumber gangguan.


Saat dikonfirmasi nduma.id, Manager PLN ULP Siantar Kota, Janno E Marbun, menyebut penyebab padam telah ditemukan.


“Untuk titik penyebab padam sudah ditemukan. Kabel jumperan trafo fasa R lepas dan menyentuh kabel fasa S. Lokasi di depan Cafe Brew and Space, Bang,” kata Janno Marbun melalui WhatsApp sambil mengirimkan foto dan video penyebab padam listrik. 


Temuan tersebut menjadi titik terang di tengah padamnya aliran listrik yang sempat mengganggu aktivitas masyarakat di sejumlah ruas kota.


Di balik gelapnya jaringan, petugas PLN harus bekerja menelusuri sumber gangguan, memastikan titik kerusakan, kemudian melakukan penanganan agar aliran listrik kembali normal.


Pekerjaan itu mungkin tak banyak terlihat oleh masyarakat, tetapi menentukan kapan lampu kembali menyala.


PLN ULP Siantar Kota juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat gangguan tersebut.


Penulis: Ari

Redaktur : Rudi