![]() |
| Foto bersama. (Foto/Istimewa). |
Dairi - nduma.id
Polemik kenaikan Iuran Layanan Pasar (ILP) Pasar Sidikalang mulai menemui titik terang.
Bupati Dairi Vickner Sinaga bertemu Persatuan Pedagang Pasar Sidikalang (P3S) di Pendopo Bupati, Jumat (11/9/2026), menindaklanjuti pertemuan pedagang dengan Wabup Wahyu Sagala sebelumnya.
Pedagang yang dikoordinir Syarifudin Siregar dan Ferdinand Sihaloho meminta iuran Rp200 ribu per kios Blok A dan B karena kenaikan dinilai tidak sebanding dengan kemampuan ekonomi.
Menanggapi itu, Bupati menawarkan Rp300 ribu per kios dengan catatan pedagang dilibatkan mengawasi kinerja PD Pasar.
"Kita akan bentuk tim monitoring yang melibatkan pedagang untuk memberi masukan dan menganalisa keluhan, minimal tiga bulan ke depan hingga akhir 2027," kata Vickner.
Bupati menegaskan PD Pasar tidak mendapat penyertaan modal sehingga harus mandiri dan menghasilkan keuntungan.
Ia menyebut keputusan ini belum menyelesaikan semua persoalan.
Hasil monitoring tiga bulan ke depan akan jadi bahan evaluasi dan dapat ditinjau ulang lewat keputusan bupati.
Penulis : Real
Redaktur : Rudi
