Siantar

Minggu, 01 November 2026, 23:11 WIB
Last Updated 2026-11-07T08:12:22Z
DairiInfrastrukturPembangunan

Jalan longsor dan Pohon Tumbang Tewaskan Lansia di Tanah Pinem, Bupati Dairi Perintahkan Respons Cepat

Babinsa sedang menunjuk jalan ambles di Tanah Pinem. (Foto/Istimewa).

Dairi - nduma.id


Dua bencana terjadi dalam dua hari berturut-turut di Kecamatan Tanah Pinem, Kabupaten Dairi. 


Pohon tumbang menewaskan seorang lansia di Desa Kuta Gamber, sementara jalan nasional penghubung Aceh Tenggara-Medan di Desa Balandua amblas.


Camat Tanah Pinem, Jonatan Ginting, melaporkan peristiwa pertama terjadi Jumat (30/10/2026) sekitar pukul 19.00 WIB di Dusun Liren, Desa Kuta Gamber. 


Pohon tumbang menimpa rumah milik Penggurun Sembiring (49) hingga rusak berat.


Korban meninggal dunia adalah Nguen br. Sembiring (85), mertua pemilik rumah. Sementara Septrina br. Sembiring (8), anak pemilik rumah, mengalami luka-luka dan dirujuk ke RSU Adam Malik Medan.


Sehari kemudian, Sabtu 31 Oktober 2026  sekitar pukul 14.00 WIB, hujan deras menyebabkan badan jalan nasional di Desa Balandua amblas. Sekitar 50 persen badan jalan tersisa, dengan jurang sedalam sekitar 50 meter di sisi yang amblas.


"Kondisi ini berpotensi semakin parah bahkan putus total apabila terus dilalui kendaraan berat," ujar Jonatan.


Bupati Dairi, Vickner Sinaga, menginstruksikan seluruh jajaran untuk respons cepat dan mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan karena curah hujan masih tinggi.


Penulis: Real

Redaktur : Rudi