![]() |
| Foto bersama. (Foto/Istimewa). |
Gorontalo - nduma.id
BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gorontalo menerima penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Bone Bolango atas dedikasi dan komitmennya memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat pekerja.
Penghargaan itu diserahkan dalam kegiatan Bakti Jaksa yang berlangsung meriah di Center Point Kabupaten Bone Bolango, Kamis 5 November 2026.
Kegiatan ini dihadiri Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Gorontalo Dr. Sumurung P. Simaremare, Bupati Bone Bolango Ismet Mile, unsur Forkopimda, serta jajaran pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya.
Kepala Kejaksaan Negeri Bone Bolango, Feddy Hantyo Nugroho menyatakan momentum ini memperkuat sinergi antar lembaga demi kesejahteraan masyarakat.
"Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Kejaksaan, Pemerintah Kabupaten Bone Bolango, BPJS Ketenagakerjaan, pemerintah desa, dan seluruh pemangku kepentingan semakin kuat sehingga target Universal Coverage Jamsostek dapat terus ditingkatkan," ujarnya.
Salah satu wujud nyata kolaborasi tersebut adalah Program Jaksa Pelindung Pekerja (JPP), yang menjangkau hingga 160 desa untuk memberikan sosialisasi, edukasi, dan pendampingan hukum guna mendorong kepatuhan pemberi kerja.
Kejaksaan melalui Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) berperan aktif mendorong badan usaha, pelaku UMKM, dan pemerintah desa agar memberikan perlindungan kepada pekerjanya.
Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Gorontalo, Dr. Ir. Sanco Simanullang, menyambut baik dukungan yang diberikan.
Ia menegaskan bahwa perlindungan pekerja membutuhkan kolaborasi lintas sektor, dan kehadiran Kejaksaan menjadi kekuatan penting dalam meningkatkan kesadaran hukum serta kepatuhan.
"Hasilnya sangat membanggakan. Capaian Universal Coverage Jamsostek Kabupaten Bone Bolango pada Juni 2026 sudah masuk 10 besar nasional, dan per Oktober 2026 naik menjadi peringkat ke-6 nasional dengan persentase capaian 71.806 persen," ungkap Sanco.
Ia menambahkan capaian tersebut bukan sekadar angka, melainkan wujud nyata kehadiran negara dalam melindungi pekerja dan keluarganya dari risiko kecelakaan kerja maupun kematian.
Dalam kesempatan itu, Kajari Bone Bolango juga memberikan apresiasi kepada desa-desa dengan kontribusi terbaik, Desa Boludawa (peringkat I), Desa Botutonuo (peringkat II), dan Desa Bongoime (peringkat III).
Penghargaan ini diharapkan semakin memotivasi seluruh pihak untuk memastikan lebih banyak pekerja mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Penulis : Rudi
Redaktur : Son
