Siantar

Minggu, 01 November 2026, 17:34 WIB
Last Updated 2026-11-01T11:37:09Z
bayiKesehatanSiantar

Tragedi di Siantar Utara, Bayi Perempuan Ditemukan Tak Bernyawa, Sang Ibu Terbaring Lemas

Suasana saat Petugas dilokasi penemuan bayi tak bernyawa di jalan Sriwijaya, Siantar Utara Sabtu, 31 Oktober 2026. (Foto/Ari).

Pematangsiantar - nduma.id


Peristiwa memilukan terjadi di kawasan Jalan Sriwijaya Atas, Kelurahan Melayu, Kecamatan Siantar Utara, Kota Pematangsiantar. 


Seorang bayi perempuan ditemukan meninggal dunia pada Sabtu pagi 31 Oktober 2026, sementara perempuan yang diduga merupakan ibu kandung bayi tersebut ditemukan dalam kondisi lemas dan membutuhkan pertolongan medis.


Peristiwa itu diketahui sekitar pukul 10.19 WIB. 


Personel piket Polsek Siantar Utara, Polres Pematangsiantar, yang menerima informasi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP).


Kapolsek Siantar Utara IPTU Nana Sandra, menjelaskan bahwa setibanya di lokasi, petugas turut menemukan seorang perempuan yang diduga merupakan ibu dari bayi tersebut dalam kondisi lemas.


Perempuan itu kemudian dievakuasi ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr. Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar untuk mendapatkan penanganan medis.


Sementara itu, jasad bayi perempuan tersebut dibawa ke ruang jenazah.


Berdasarkan keterangan Dinas Sosial Kota Pematangsiantar, perempuan tersebut diduga mengalami gangguan kejiwaan. 


Sebelumnya, pihak Dinas Sosial disebut pernah berupaya mengamankannya di kawasan Jalan Merdeka ketika dalam kondisi hamil, namun upaya tersebut belum berhasil.


Hingga kini, Dinas Sosial masih berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil). 


Koordinasi lanjutan dijadwalkan pada Senin mendatang untuk menelusuri identitas perempuan tersebut sekaligus mencari keberadaan keluarganya.


"Hingga saat ini pihak Dinas Sosial masih berkoordinasi dengan pihak Dukcapil pada hari Senin guna mencari identitas ibu bayi tersebut agar dapat dikembalikan kepada keluarganya," kata IPTU Nana.


Peristiwa ini menjadi perhatian sekaligus pengingat pentingnya penanganan dan pendampingan terhadap kelompok masyarakat rentan, khususnya perempuan hamil yang membutuhkan perlindungan sosial dan layanan kesehatan.


Penulis: Ari

Redaktur: Rudi