Domian

Domian

Wahyu Sagala

Wahyu Sagala
Minggu, 09 Oktober 2022, 17:27 WIB
Last Updated 2022-10-09T10:27:19Z
JokowiNasionalPDI PPemilu

Jokowi dan Megawati Bertemu di Bogor, Bahas 4 Hal

Joko Widodo bertemu Megawati Soekarnoputri. (Foto/Istimewa)

Bogor – nduma.id


Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo bertemu Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri di Batu Tulis, Bogor, Sabtu (8/10/2022).


Keterangan tertulis dari DPD PDI Perjuangan Sumut yang diterima, Minggu (9/10/2022), Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan pertemuan yang dilakukan selama 2 jam itu dalam suasana kontemplatif, membahas berbagai masalah bangsa dan negara.


“Ada 4 poin yang dibahas antara Pak Jokowi dan Ibu Megawati, pertama dalam tradisi pemimpin yang benar-benar berjuang demi masa depan rakyat, bangsa, dan negara Indonesia, maka diperlukan suatu tradisi menyepi dan berkomtemplasi guna membahas secara jernih terhadap arah masa depan bangsa dan negara,” ujar Hasto.


Hal itu kata Hasto dilakukan secara periodik oleh Megawati Soekarnoputri dengan Presiden Jokowi.


Kedua, Megawati sendiri sejak bulan Maret 2020 telah menginstruksikan untuk menanam 10 tanaman pendamping beras seperti pisang, jagung, talas, kacang-kacangan, ketela, sukun, sorgum, porang dan lainnya.


“Apa yang dicanangkan Bu Mega sejak 2.5 tahun lalu kini terbukti, dunia menghadapi krisis pangan. Karena itulah Bu Mega menghidangkan makanan pendamping beras secara khusus ke Pak Jokowi, agar Indonesia benar-benar berdaulat di bidang pangan,” jelasnya.


Ketiga, dalam diskusi mendalam tersebut, juga dibahas langkah-langkah penting di dalam menghadapi krisis ekonomi dunia dan pangan.


“Ibu Mega memang sangat menaruh perhatian terhadap krisis ekonomi dan pangan, dan Beliau membagi pengalaman lengkap menuntaskan krisis multidimensional. Saat itu seluruh jajaran Kabinet Gotong Royong benar-benar fokus dan terpimpin sehingga pada tahun 2004 Indonesia bisa keluar dari krisis. Pak Jokowi pun menegaskan keseriusan pemerintah, termasuk bagaimana para menteri harus fokus menangani berbagai tantangan perekonomian, krisis pangan-energi, dan tekanan internasional akibat pertarungan geopolitik,” beber Hasto.


Keempat, hal-hal terkait agenda Pemilu 2024 juga tidak luput dari pembahasan agar Pemilu 2024 benar-benar menjadi momentum kebangkitan Indonesia Raya.


“Dan sekaligus ada kesinambungan kepemimpinan sejak Bung Karno, Bu Mega, Pak Jokowi hingga kepemimpinan nasional ke depan aman,” pungkasnya.


Dialog dilakukan selama 2 jam.


Makanan secara khusus dipersiapkan oleh Megawati berupa jagung, kacang bogor, pisang rebus, talas, dan juga nasi uduk.


“Dari makanan untuk menjamu Presiden Jokowi sendiri penuh dengan semangat kerakyatan,” ungkap Hasto. (**)