Halim Lumban Batu

Halim Lumban Batu

Wahyu Sagala

Wahyu Sagala

Pemko Siantar

Pemko Siantar
Rabu, 22 Maret 2023, 21:52 WIB
Last Updated 2023-03-25T15:04:38Z
DairiHUTPerawat

HUT 49 PPNI, Kesejahteraan Perawat di Dairi Masih Perlu Perhatian

Bupati Dairi di berikan ulos. (Foto/Istimewa)

DAIRI, Sidikalang – nduma.id


Perayaan ulang tahun Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) ke-49 digelar Hikmat di The Ones Hotel, Sidikalang, Selasa 21 Maret 2023.


Pada perayaan itu, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Dairi Rismawaty Doloksaribu mengatakan peningkatan kesejahteraan perawat secara otomatis akan meningkatkan profesionalisme dalam memberikan pelayanan yang berkualitas di tengah masyarakat.


“Mencapai kesejahteraan dan profesionalisme dapat dilakukan melalui peningkatan kompetensi, kemampuan dan sikap tanggung jawab dalam melaksanakan tugas,” kata Risma.


Menurut Risma, saat ini kondisi perawat di Kabupaten Dairi masih perlu diperhatikan kesejahteraannya terutama dalam aspek finansial.


Meski demikian, Rismawaty optimis perawat di Kabupaten Dairi tetap akan melaksanakan tugas untuk melayani masyarakat meskipun terdapat kekurangan dalam beberapa aspek.


“Dengan ketulusan hati, walaupun masih ada kekurangan di sana-sini, perawat Kabupaten Dairi akan tetap melaksanakan tugas melayani masyarakat, baik itu pelayanan individu atau keluarga,” kata Risma


Profesionalisme, lanjut Risma, berarti melaksanakan kewajiban dengan bertanggung jawab serta senantiasa meningkatkan kualitas kerja.


Sedangkan kesejahteraan berarti keadaan dimana seseorang merasa bahagia dan makmur.


Lebih lanjut, Risma juga menyampaikan harapannya kepada Pemerintah Kabupaten Dairi untuk memberikan applause berupa peningkatan kesejahteraan dan profesionalisme melalui izin belajar kepada seluruh perawat.


“Kami yakin dan percaya peningkatan kesejahteraan dan profesionalisme perawat akan meningkatkan kesehatan di Kabupaten Dairi untuk mewujudkan Dairi Sehat, Dairi Unggul,” kata Rismawaty. 


“Kami yakin dan percaya peningkatan kesejahteraan dan profesionalisme perawat akan meningkatkan kesehatan di Kabupaten Dairi untuk mewujudkan Dairi Sehat, Dairi Unggul,” kata Rismawaty. 


Kata Risma banyak keinginan para perawat untuk meningkatkan profesionalisme lewat izin belajar mencapai pendidikan Strata 1.


Karena rata – rata perawat masih lulusan diploma.. Tidak hanya itu, lewat Rismawaty, para perawat juga menginginkan meningkatnya kesejahteraan para anggotanya.


“Saat ini secara pendapatan kami tidak ada bedanya antara strata 1 dan diploma. Kami juga ingin mencapai sejahtera ini juga akan menjadi landasan untuk tugas keperawatan kami. Namun demikian kepada teman perawat, saya mohon tetap bekerja profesional,” ujarnya lagi.


Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu menyampaikan akan berupaya memenuhinya tuntutan perawat.


“Saya melalui Pak Kadis Kesehatan akan berupaya, apa yang bisa pemerintah lakukan untuk memenuhi permintaan para rekan perawat ini,” kata Bupati.


Bupati menambahkan memang benar profesionalisme memiliki peran penting dalam pelayanan keperawatan. Dari 3 definisi profesionalisme yang dituntut adalah paham akan tugasnya, ahli di bidangnya, dan hal paling penting lainnya adalah memiliki perilaku yang sesuai dengan norma-norma sosial yang diterima secara umum, yang disebut ethical conduct.


Dijelaskan Bupati, profesi perawat adalah warga negara istimewa karena selalu menjadi bahasan dalam sidang kabinet, terutama sejak pandemi Covid-19 hingga sekarang jadi endemi.


“Berdasarkan hal itu kesejahteraan yang Anda minta sebenarnya sudah anda terima lewat doa-doa masyarakat pada profesi yang Anda lakukan. Percayalah profesi yang anda geluti ini akan terus menerus ada, karena sentuhan dan atensi yang anda berikan pada pasien tak bisa digantikan oleh mesin. Memang permintaan anda ini tidak mudah, tapi yakinlah untuk sejahtera, itu butuh waktu, dan itu kami akan upayakan,” katanya menegaskan.


Peringatan HUT PPNI yang ke-49 ini mengangkat tema ‘Gapai Sejahtera Dengan Profesionalisme’, dihadiri juga oleh Kepala Dinas Kesehatan dr. Hendry Manik, ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Setiawaty Ginting, para pengurus PPNI, para perawat dan mahasiswa dari Prodi D3 keperawatan Dairi Poltekkes Kemenkes Medan. 


Penulis : Raden

Editor : Rudi