
Foto bersama usai penyaluran asuransi. (Foto/Istimewa).
Dairi - nduma.id
Pemerintah
Kabupaten (Pemkab) Dairi meluncurkan Pilot Model Produk Asuransi Parametrik
Indeks Cuaca dan Tabungan, sekaligus menyerahkan Polis Asuransi Parametrik
Indeks Cuaca dan Buku Tabungan Martabe bagi 199 orang petani kopi peserta
program ROOTS di Hotel Beristra, Senin 25 Mei 2026.
Program ini
digagas oleh Mercy Corps Indonesia sebagai langkah memperkuat ketahanan petani
kopi menghadapi risiko perubahan iklim, sekaligus meningkatkan literasi keuangan
masyarakat tani.
Bupati Dairi
Vickner Sinaga mengatakan, sektor pertanian masih menjadi tulang punggung
perekonomian Kabupaten Dairi.
"Melalui
produk asuransi ini, diharapkan petani kopi akan beralih dari manajemen krisis
reaktif ke pembangunan ketahanan proaktif, mengamankan mata pencaharian mereka
dan masa depan pertanian kopi berkelanjutan di Kabupaten Dairi," katanya.
Enam desa
penerima manfaat program ROOTS adalah Desa Pegagan Julu VI, Pegagan Julu VII,
Pegagan Julu VIII, dan Desa Perjuangan di Kecamatan Sumbul, serta Desa
Parbuluan III dan Parbuluan IV di Kecamatan Parbuluan.
Program ROOTS
berkolaborasi dengan Bank Sumut dan Zurich Syariah Indonesia telah
memfasilitasi pelatihan literasi keuangan, edukasi produk asuransi parametrik
indeks cuaca, serta akses terhadap layanan keuangan bagi petani kopi di
Kabupaten Dairi.
Asuransi
parametrik indeks cuaca merupakan solusi inovatif yang memberikan perlindungan
berbasis data cuaca sebagai parameter utama dalam pencairan klaim.
Dengan
mekanisme ini, proses klaim dapat dilakukan secara lebih cepat, transparan, dan
efisien tanpa memerlukan survei lapangan.Bupati Vickner Sinaga meminta camat
dan kepala desa aktif mengawal keberlangsungan program serta memotivasi petani
agar mengikuti seluruh kegiatan yang dijalankan Mercy Corps Indonesia.
Hadir dalam
kegiatan ini, Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala, Sekretaris Daerah
Kabupaten Dairi Surung Charles Bantjin, dan para pimpinan OPD.
Penulis : Real
Redaktur :
Rudi