Siantar

Senin, 12 Oktober 2026, 06:12 WIB
Last Updated 2026-10-11T23:12:03Z
BerperanGerejaKerukunanPematangsiantarPerkuat ToleransiWali Kota

Wali Kota Pematangsiantar: Gereja Berperan Perkuat Toleransi dan Kerukunan

Teks Foto : Wesly sampaikan sambutannya di acara Sambut Pendeta GPIB Maranatha Siantar Barat, Minggu 11 Oktober 2026. (Foto/Ari)

PEMATANGSIANTAR
– Nduma.id, Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar menilai gereja memiliki peran penting, bukan hanya dalam membina kehidupan rohani umat, tetapi juga dalam membangun karakter, menanamkan nilai toleransi, memperkuat persaudaraan, serta menjaga kerukunan di tengah masyarakat yang majemuk.

Hal itu disampaikan Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, SH, M.Kn., saat menghadiri Ibadah Utus Sambut Pendeta/Ketua Majelis Jemaat GPIB Maranatha Pematangsiantar, Pdt. Julianus Yeremias Kaimarehe, S.Th., dan Pdt. Dessy Elath-Selano, S.Th., di GPIB Jemaat Maranatha, Jalan Simbolon, Kelurahan Teladan, Kecamatan Siantar Barat, Minggu (11/10/2026).

Di awal kegiatan, Wesly bersama Ketua TP PKK Kota Pematangsiantar Ny Liswati Wesly Silalahi mengikuti ibadah bersama jemaat GPIB Maranatha.

Dalam sambutannya, Wesly atas nama Pemko Pematangsiantar menyampaikan selamat melaksanakan Ibadah Utus Sambut. Menurutnya, momentum tersebut merupakan bagian penting dalam perjalanan pelayanan gereja sekaligus wujud penyerahan diri dan komitmen untuk terus melayani Tuhan dan umat-Nya.

Kepada Pdt. Julianus Yeremias Kaimarehe, Wesly menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pelayanan yang telah diberikan selama menggembalakan jemaat GPIB Maranatha Pematangsiantar.

“Kiranya segala pengabdian yang telah dilakukan menjadi berkat bagi gereja dan masyarakat,” ujar Wesly.

Sementara kepada Pdt. Dessy Elath-Selano, Wesly menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat melayani di tengah jemaat GPIB Maranatha Pematangsiantar.

“Kiranya Tuhan senantiasa memberikan hikmat, kekuatan, dan kebijaksanaan dalam menjalankan tugas pelayanan, serta membimbing seluruh jemaat untuk semakin bertumbuh dalam iman dan kasih,” katanya.

Gereja Didorong Dukung Pembangunan Kota

Wesly mengatakan, pembangunan Kota Pematangsiantar membutuhkan dukungan dan kerja sama seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama dan lembaga keagamaan.

“Sejalan dengan visi pembangunan Kota Pematangsiantar, kita ingin mewujudkan kota yang Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras, dengan masyarakat yang semakin sejahtera. Untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan dukungan dan kerja sama seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama dan lembaga keagamaan,” ungkapnya.

Ia berharap pelayanan yang berkesinambungan dapat mendorong GPIB Maranatha Pematangsiantar semakin bertumbuh dan terus menghadirkan kasih Tuhan melalui tindakan nyata bagi sesama.

“Saya mengucapkan selamat datang kepada Ibu Pendeta yang baru, dan selamat bertugas di tempat lain kepada Bapak Pendeta yang lama. Tuhan senantiasa menyertai setiap langkah pelayanan, baik bagi pendeta yang diutus maupun pendeta yang menyambut tugas pelayanan yang baru,” tutur Wesly.

Ia juga mengajak seluruh jemaat dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersamaan, toleransi, dan persaudaraan dalam membangun Kota Pematangsiantar.

“Mari bergandengan tangan membangun Kota Pematangsiantar yang kita cintai, dalam semangat kebersamaan, toleransi, dan kasih persaudaraan. Tuhan Yesus Kristus memberkati kita semua,” pungkasnya.

Kenakan Pakaian Adat Simalungun

Dalam kesempatan tersebut, Wesly didampingi Ny Liswati Wesly Silalahi bersama jemaat menyematkan pakaian adat Simalungun kepada Pdt. Julianus Yeremias Kaimarehe sebagai bagian dari rangkaian acara.

Turut hadir Badan Pengurus Musyawarah Pelayanan GPIB Sumut-Aceh, Ketua Tim Utus Sambut Hasudungan Hutasoit, Staf Ahli Bidang Pemerintahan Dra. Happy Oikumenis Daely, Wakil Direktur RSUD dr. Djasamen Saragih dr. Yuliana Sara Erika Kurniawati Silitonga, M.K.M., serta perwakilan gereja tetangga. Penulis: Ari